Review Avoskin The Great Shield Sunscreen SPF 50 PA++++

Jumat, 20 November 2020

Hallo semuanya!

Kabar gembira untuk pecinta brand skincare lokal Avoskin. Akhirnya Avoskin mengeluarkan produk sunscreen bulan Oktober 2020 lalu! Yup, aku tertarik banget dengan semua jenis sunscreen karena aku sudah membuktikan bahwa pemakaian sunscreen dengan rutin dapat mencegah penuaan dini. Aku termasuk telat pakai sunscreen waktu sekolah dan baru tersadar waktu usiaku 20tahunan. Akibatnya wajahku banyak flek-flek hitam karena sinar matahari jahat. Dan enggak bisa hilang kecuali di laser. Meskipun sekarang aku banyak tinggal dirumah, aku enggak pernah lupain pakai sunscreen karena kita didalam rumah pun kena sinar radiasi matahari maupun gadget.

Pemakaian sunscreen sangat wajib dan menjadi sudah basic skincare pada pagi hari untuk melindungi kulit dari sinar UVA dan UVB yang dapat meyebabkan penuaan dini dan kanker kulit. FYI, sinar UVA dan UVB juga menyebabkan penggunaan skincare malam tidak bekerja maksimal sebagaimana mestinya. So, jangan pernah skip dan melupakan pemakaian sunscreen di morning routine teman-teman ya. :D

Avoskin The Great Shield Sunscreen mempunyai angka SPF yang cukup tinggi yaitu SPF 50 PA++++. Semakin tinggi angka SPF yang terkandung dalam suatu produk sunscreen maka akan lebih lama menahan sinar radiasi UVB penyebab kanker. SPF 50 mampu menahan 98% sinar radiasi. Avoskin The Great Shield Sunscreen merupakan sunscreen dengan minimal ingredients, Alcohol free, Paraben free dan fragrance free.

Avoskin The Great Shield (TGS) dikemas dengan tube berwarna hijau muda, sangat simple. Aku suka bahan tube nya ini. Agak matte tapi enggak bakal mudah kotor. Pada sisi box dan tube nya terdapat keterangan lengkap tentang produk. Ada dua ukuran Avoskin TGS yaitu 5ml dan 30ml. Kemasan 5ml cukup membantu teman-teman yang ingin mencoba produknya terlebih dahulu. Sunscreen termasuk skincare maka itu bisa cocok-cocokan di kulit masing-masing.

Aplikatornya berbentuk pump, mungkin karena airless jadi agak susah keluar produknya. But, it's okay, susahnya pas awal-awal doank. Habis itu normal kok beb. :D

Ingredients : 

Water, Ethylhexyl Methoxycinnamate, Methylpropanediol, Cetearyl Alcohol, Zinc Oxide, Butyl Methoxydibenzoylmethane, Cyclopentasiloxane, Hydroxyethyl Acrylate/Sodium Acryloyldimethyl Taurate Copolymer, C20-22 Alkyl Phosphate, Lauryl Lactate, Isononyl Isononanoate, Polysilicone-15, Disopropyl Adipate, Titanium Dioxide, C20-22 Alcohols, Sorbitan Isostearate, Squalane, Dimethicone, Phenoxyethanol, Ceteareth-33, Niacinamide, Diisopropyl Sebacate, Isodecyl Neopentanoate, Aluminum Starch Octenylsuccinate, Sodium Ascorbyl Phosphate, Imidazolidinyl Urea, Hydroxypropyl Cyclodextrin, Polyglyceryl-3 Poly dimethyl Siloxy ethyl Dimethicone, Cetearyl Dimethicone Crosspolymer, Polysorbate 60, Stearic Acid, Aluminum Hydroxide, Polydextrose, Disodium EDTA, BHT, Cyclodextrin, Asiaticoside Triethoxycaprylylsilane.


Avoskin TGS merupakan jenis kategori Hybrid Sunscreen. Karena didalam ingredients nya terdapat bahan-bahan pada physical sunscreen dan chemical sunscreen. Seperti yang kita ketahui ada 3 jenis sunscreen yaitu Physical sunscreen, Chemical Sunscreen dan Hybrid.

Physical Sunscreen mengandung Titanium Dioxide dan Zinc Oxide yang berfungsi melindungi kulit dari UVA dan UVB. Physical sunscreen ini cocok untuk kulit sensitif dan acne prone.  
Chemical Sunscreen mengandung bahan kimia seperti  Ethylhexyl methoxycinnamate dan Avobenzone (Butyl Methoxydibenzoylmethane) yang tidak merusak kulit. Meskipun lebih ringan namun chemical sunscreen ini bisa bikin iritasi atau breakout untuk kulit yang sensitif.  
Hybrid, dimana jenis sunscreen ini merupakan gabungan physical sunscreen dan chemical sunscreen.

Setelah melihat ingredient nya aku jadi tahu alasan Avoskin TGS Sunscreen ada kemasan mini 5ml, itu dikarenakan untuk jenis kulit yang sensitif bisa terjadi breakout.

Selain bahan-bahan kandungan yang sudah aku jelaskan di atas. Avoskin TGS juga mengandung Centella Asiatica untuk menenangkan kulit, Niacinamide dan Vitamin C sebagai antioksidan. Kandungannya cukup lengkap selain melindungi kulit dari paparan sinar matahari juga dapat merawat kulit.

Tekstur Avoskin The Great Shield Sunscreen ini agak sedikit kental tapi ringan dan mudah meresap. Awalnya agak susah untuk dibaurkan ke kulit. Aku saranin lebih baik pakai tipis-tipis dulu baru di layerin lagi. Setelah membaur pada kulit akan ada efek tone-up yang lama-lama akan terlihat natural. Untuk beberapa orang mungkin efek whitecast nya sedikit menganggu. Buat aku yang suka jenis lotion atau pelembab yang memberikan efek tone-up skin sih enggak begitu masalah. Produk ini fragrance free, namun aku masih bisa mencium aroma seperti bahan kimia(?). Aromanya sedikit mirip Avoskin Miraculous Toner.

Sunscreen merupakan basic skincare untuk pagi hari, karena dengan rajin pakai sunscreen maka kinerja skincare di malam hari akan maksimal. Jadi sayang banget kalau rajin skincare malam dengan tujuh layer komplit tapi paginya tidak pakai sunscreen, sia-sia banget kan. Malahan semenjak pandemi ini aku paling rajin pakai sunscreen ataupun pelembab yang ada spf nya. Yes, sinar matahari bisa masuk darimana saja dan radiasi juga bisa kita temui pada gadget. 

Memakai skincare di sarankan 2 ruas jari dan reapply setelah 3 jam untuk perlindungan maksimal. 2 ruas jari The Great Shield aku saranin jangan langsung di templokin ke wajah sekaligus ya. Teksturnya agak susah di baurkan. Lebih baik pakai dikit demi sedikit biar rata. Agar mencegah cream sunscreen nya tidak meninggalkan residu Titanium Dioxide dan Zinc Oxide mengaplikasiannya cukup di tap-tap lembut pada wajah ya, hal ini juga berguna untuk meminimalisir efek whitecast.

Sunscreen ini cukup melembabkan dikulit wajahku, rasanya ketika memakai TGS seperti memakai pelembab, sangat ringan. Aku suka efek tone-up nya yang makin lama makin natural. Sunscreen nya tidak greasy sama sekali. Hasil diwajahku pas, tidak terlalu matte dan glowing natural.

Setelah pakai beberapa hari, aku melihat ada beberapa jerawat yang muncul di dekat hidungku. Entah karena produknya atau karena emang hormon aku yang tidak stabil. Cuma untuk kelembabannya aku suka dan tidak ada masalah. Aku bisa skip morning skincare routine aku tanpa pelembab dan langsung pakai sunscreen ini. Meskipun jenis kulitku cenderung kering, sunscreen ini bisa membuat wajahku berminyak setelah beberapa jam meskipun minyak diwajah masih batas normal.

Avoskin The Great Shield Sunscreen juga non-comedogenic. Tidak membuat komedo diwajahku bertambah dan cenderung melunakan komedo. Berhubung TGS Sunscreen mengandung SPF 50 yang cukup tinggi, kalian harus dan wajib double cleansing sebelum memakai skincare malam.

Aku tertarik banget ketika mendengar Avoskin mengeluarkan sunscreen karena aku termasuk cocok dengan beberapa skincare Avoskin. Keseluruhan produk sunscreen ini layak di coba, The Great Shield dapat melindungi kulit kita dari paparan sinar UVA dan UVB. Bisa melembabkan kulitku yang kering dan membantu melunakan komedoku.

 
Aniwayyyy, baru-baru ini Avoskin juga mengeluarkan produk baru dan info lanjut mengenai The Great Shield Sunscreen ini bisa kunjungi website Avoskin, Okay! :)

Semoga reviewku kali ini bisa membantu teman-teman yang lagi bingung nyari produk sunscreen ya. Share yuk, sunscreen apa saja nih yang sedang kalian pakai?



See you guys on my next post!
Thanks,



3 komentar

  1. aku suka banget sama formulanya wie :) ngeblendnya juga enak, ga pake effort hahaa tapi pumpnya suka macet nih :(

    BalasHapus
  2. aku juga suka efek tone up nya, bagus buat jadi base makeup

    BalasHapus

Feel free to say anything :)
Please waiting my approval of your comment, I don't want to miss any comment! ♥ Please don't use the comments to advertise.. Thank you :)